Rabu, 22 Mei 2019 13:37 AEST

HIBURAN

 / RAHASIA DAPUR

Gaji Buruh Textil Termurah Sedunia Disandang Negara Ethiopia

  • B Supit
  • 10 Mei 2019 10:22 AEST
  • 0

Negara Ethiopia menjadi negara tandingan Bangladesh dalam hal penyediaan buruh textil termurah sedunia. Para buruh mereka hanya dibayar sebesar 26 dolar Amerika Serikat atau 370 ribu rupiah sebulannya. Gaji tersebut terasa sangat minim. Bahkan sangat sulit untuk mencukupi kebutuhan sehari hari mereka, walaupun pakaian yang mereka produksi adalah pakaian bermerek ternama seperi Calvin Klein, H&M dan sebagainya.

Sebagian besar buruh textil di Ethiopia adalah wanita yang tidak berpendidikan. Mereka direkrut dari desa pertanian untuk dipekerjakan di pabrik pabrik.

Di tahun 2015 sampai 2016, pemerintah Ethiopia membangun kawasan industri bernama Hawassa Industrial Park. Lokasinya 140 mil disebelah selatan ibu kota Ethiopia  Adis Ababa. Kawasan industri ini menyerap 25 ribu buruh yang bekerja untuk perusahaan pakaian international bermerek seperti Levi's, Guess dan Tommy Hilfiger.

Moto pemerintah Ethiopia ketika menawarkan investor asing adalah sebagai berikut : "Buruh murah terlatih: harganya hanya 1/7 dari harga buruh di Cina dan 1/2 dari harga buruh di Bangladesh".

Namun faktanya upah para buruh Ethiopia tersebut ternyata jauh lebih murah. Hanya dibayar 26 dolar Amerika Serikat sebulannya. Angka itu hampir 1/4 gaji buruh di Bangladesh yang berpenghasilan 95 dolar Amerika Serikat perbulannya.

Padahal ongkos hidup seperti menyewa tempat tinggal rata rata menghabiskan 50 dolar Amerika Serikat sebulan. Itu pun lokasinya beberapa kilometer dari kawasan industri.

Salah seorang buruh wanita mengatakan bahwa ia harus tinggal dengan tiga wanita lain di kamar yang sama untuk berhemat. Mereka menyewa kamar tersebut dari pemilik rumah setempat. Ketiga wanita itu bekerja di waktu yang berbeda. Mereka pun harus menghabiskan waktu 3 jam untuk berjalan pulang pergi ke tempat bekerja.

Peneliti asal New York University Stern Center for Business and Human Rights mengatakan bahwa pengusaha pakaian internasional bermerek menggunakan buruh murah di Ethiopia untuk memperkaya diri mereka sendiri. Investasi dan aktivitas industri mereka tidak membuat makmur para buruh tersebut.

Namun pihak yang mendukung berdirinya kawasan industri ini mengatakan bahwa memang proses industrialisasi yang sedang digalakkan memang butuh pengorbanan. Mereka membandingkan kondisi buruh murah Ethiopia saat ini dengan kondisi buruh murah di Cina di tahun 1990 an.  Dibutuhkan kira kira 15 sampai 30 tahun untuk bisa menjadikan Ethiopia sebagai negara yang memiliki kapasitas industri penuh bagi industri tekstil dunia.

Di Bangladesh sendiri, gaji para buruh textil tidak pernah mengalami kenaikan selama 30 tahun belakangan ini.


Asupan Komentar Tidak Diizinkan

BERITA SERUPA

Penggunaan Batu Kristal Di Jaman Bahela

Penggunaan Batu Kristal Di Jaman Bahela

  • B Supit
  • Senin, 22 Mei 2019 13:37 AEST
  • 0

Scientists from around the world are gathered this week at NASA's Ames Research Center in Moffett Field, Calif., for the second Kepler Science Conference Lihat ...

BERITA TERBARU

Bakmi Ayung Bakmi Sehat Tanpa Pengawet dan MSG

Bakmi Ayung Bakmi Sehat Tanpa Pengawet dan MSG

  • Sugih
  • 19 Mei 2019 AEST
  • 0

Bakmi adalah makanan khas indonesia yang konon dulu dibawa oleh pedagang Cina ketika mereka hijrah ke Indonesia. Lihat ...

Turis Cina Nekat Meneguk 2.5 Liter Susu Di Melbourne Airport

  • Sugih
  • 18 Mei 2019 AEST
  • 0

Seorang turis Cina nekat meneguk 2.5 liter susu di Melboune Airport setelah petugas airport menolaknya membawa susu ke kabin pesawat. Lihat ...

Makan Setengah Harga di Kopitiam Sydney Central Park Mall

  • B Supit
  • 15 Mei 2019 AEST
  • 0

Kopitiam resmi di buka di Sydney Central Park Mall dan menggelar makan setengah harga pada tanggal 15 - 16 May 2019. Lihat ...

Masuk dengan akun Google atau Twitter anda
atau dengan Email dan kata sandi anda

Email harus diisi.

Show Kata sandi harus diisi.

processing

{{signinErrorMessage}}

Lupa Kata Sandi Anda?

Close
Registrasi dengan akun Google dan Twitter anda
atau registrasi Nama, Email dan kata sandi anda

Nama harus diisi.

Email harus diisi.

Show Kata sandi harus diisi.

processing

{{signinErrorMessage}}

Keluar

Lupa kata sandi anda? Masukan email anda, klik KIRIM dan sistem kami akan mengirimkan link ubah kata sandi ke email anda.

Email harus diisi.

{{resetErrorMessage}}

Kembali

Close